0817 0391 8797 0817 0391 8797 jlanjlancom 5EDF8F74

Dari surabaya ke bali dengan jalur darat? Mau share pengalaman!

Inspirasi dari penulisan ini mungkin karena baru-baru ini terjadi kecelakaan pesawat terbang, salah satu maskapai di Indonesia yang menewaskan sekitar 189 orang, mungkin ini menjadi peristiwa yang membuat orang takut untuk bepergian dengan menggunakan jalur udara termasuk saya pribadi. Di bulan November, tepatanya tanggal 16 sampai 20 November, 2018 libur panjang (sebenernya bukan libur panjang, tapi karena seninnya cuti jadi panjang), penulis memutuskan untuk pergi liburan ke Bali, namun tidak menggunakan jalur udara melainkan jalur darat. Satu minggu sebelum hari H sudah mulai cari-cari informasi terkait bagaimana bepergian ke Bali dengan jalur darat, alhasil dapat sedikit informasi bahwa jalur ke Bali bisa ditempuh lewat Banyuwangi yang kemudian menyebrang menggunakan kapal ferry.

Pada informasi tersebut penulis dapatkan bahwa jalur kereta dari Surabaya bisa langsung ke Denpasar, mungkin iya sebelumnya pihak KAI menyediakan rute dari Surabaya ke Denpasar, loh bagaimana caranya kan di Bali tidak ada rel kereta? Jadi setelah sampai Stasiun Banyuwangi Baru, pihak KAI menyediakan bus langsung yang akan membawa penumpang langsung ke terminal mengwi di Badung, Bali. Namun saya coba order tiket kereta dari Surabaya ke Denpasar, tidak ada hasil pencarian yang muncul, sekali lagi saya coba ketik search di rute yang sama, namun tidak ada hasil yang ditampilkan. Akhirnya penulis memutuskan untuk pesan dengan rute Surabaya Gubeng ke Stasiun Banyuwangi Baru. Setelah tiket kereta di dapat kebetulan pilih yang kelas bisnis dengan pertimbangan sendiri. Sebenarnya untuk low budget bisa pesan tiket ekonomi seharga 90 ribu an, lumayan untuk meminimalisir budget.

Tiket kereta yang paling ideal untuk dipesan mungkin Jam 22:00 ya, karena pas waktunya untuk tidur di Kereta. Penulis juga pesan di jam itu karena perhitungan sampai di Banyuwangi bisa lihat sunrise di pelabuhan, selain itu mungkin agar lebih mudah dapat bis setelah di stasiun atau di pelabuhan. Jadi sekitar Jam 04:00 Pagi baru sampai terminal Banyuwangi Baru. Waktu di stasiun, penulis tidak menemukan bis yang antri untuk rute Denpasar, ternyata KAI sudah tidak kerjasama lagi untuk rute ke Denpasar, sehingga terpaksa harus nyari bis sendiri. Setelah itu, harus ke terminal ketapang untuk melakukan penyeberangan, kira-kira 300 meteran dari stasiun Banyuwangi Baru. Karena jaraknya tidak terlalu jauh, waktu itu penulis jalan kaki aja sebenernya kalau mau naik becak juga bisa sih.

Setelah sampai di terminal ketapang, ternyata untuk pembayaran tiket nyeberangnya harus pakai e-money -_- dan tidak bisa pakai cash. Yah, terpaksa beli kartu e-money nya (baru sadar sekarang era digital) seharga 25 ribu dan isi saldo sebesar 10 ribu, karena harga bayar untuk nyeberang 6.500 rupiah per orang. Setelah masuk pelabuhan, akhirnya sekarang bingung naik kapalnya bagaimana, akhirnya memutuskan untuk cari bis yang langsung ke mengwi di dalam pelabuhan. Kebetulan waktu itu ada yang saranin naik bis langsung aja daripada nanti nyari setelah nyebrang bakalan lebih susah dan bisnya kecil-kecil. Setelah 5 menit baru dapet bis yang bagus banget (bis travel dari Jogja katanya), Cuma konsekuensinya bayarnya lebih mahal sih ya, 70 ribuan, kalau nyari bis setelah nyeberang mungkin harganya sekitar 40 ribuan.

Setelah dapat bis, kira-kira 30 menitan baru bisnya masuk ke kapal (setengah 6 an baru masuk kapal) dan sudah siap jalan kapalnya, pas kan ya waktu sunrise. Di dalam kapal bisa ihat indahnya pemandangan matahari terbit. Sekitar 50 menitan baru sampai di pelabuhan Gili Manuk (ini nama pelabuhan yang ada di Bali). Jadi sampai di Bali sekitar jam 7 an. Nah, setelah itu tinggal jalan aja bisnya tanpa repot kita nyari bis ke Denpasar lagi. Mungkin waktu yang ditempuh untuk sampai ke terminal Mengwi itu kira-kira 3 Jam an (wkwkwk lama) kebetulan waktu itu di Jalan ada kecelakaan di depan bis ku, hingga molor sejaman. Setelah melalui perjalanan panjang, sampai juga di Terminal Mengwi sekitar jam 11 an atau jam 12 ya waktu Denpasar.

Nah itu dia, cerita perjalanan dari Surabaya ke Bali dengan jalur darat. Sekian, nanti penulis lanjutkan dengan cerita lainnya selama di Bali.

1 komentar

  1. Posted by Travelia Indonesia| 12 Dec, 2018 |

    Kalau pulang dengan jalur darat bagaimana untuk bis nya?

Leave a comment

Ada yang bisa dibantu kak?

Kami siap membantu kakak, silahkan chat kami!